Senin, 08 Oktober 2012

Tetap (bukan) Untuk Ku

Hai kau di sana masihkah kau di sana? tetap untuk ku? sepertinya tidak..
Seperti hujan hari ini yang turun  menyambutku di awal musimnya dan seperti kita yang selalu bertemu saat musim itu tidak pernah datang, tanpa ada kata penyambutan penuh cinta.
lebih baik bukan? jika kau tetap di sana bersama dengan sosok yang selalu menyambut pagimu dengan senyuman bahkan menyambut hujanmu dengan penuh tawa.
Tenanglah...
aku tetap akan di sini, berputar pada rotasi yang sama selalu sama di tempat yang sama
walau aku tau itu sangat menyedihkan tapi aku akan tetap menjalaninya dengan harapan
harapan aku akan dapat keluar dengan senyum yang sama sepertimu dan dirinya
aku akan merubah nasib ini
nasib yang suatu saat akan di bawa oleh alir yang mengalir
aku berharap air itu mengalir menuju lautan
lepas, bebas dan aku tidak perlu menahan luapan kesedihanku lagi
dan kamu tidak perlu menemaniku berjalan karna aku akan berusaha merangkak walaupun itu sakit sekalipun..
Kamu tau bintang di sana pun bertanya
mengapa aku harus bersedih?
aku pun menjawab, aku tidak tahu..
apa karena mu?
tidak, itu karena diriku sendiri..
karena aku terlalu mudah percaya ketika orang lain tidak mudah di percaya

_Kamar, 09 Oktober 2012_



Tidak ada komentar:

Posting Komentar